Friday, 3 January 2014

Pura-Pura Tidak Mendengar Kentut

Hatim al-asham adalah orang yang sangat sopan dan juga dermawan. Pada suatu hari datanglah seorang wanita kepadanya untuk meminta sesuatu. Tanpa disengaja, wanita itu telah mengeluarkan kentut dengan sedikit keras dihadapan Hatim Al-Asham, maka wanita itupun menjadi salah tingkah, tetapi Hatim Al Asham adalah orang yang baik, ia mengerti bagaimana perasaan wanita, tentu wanita ini sangat malu dengan suara kentutnya yg lumayan keras, jadi Hatim pura-pura tidak mendengar kentut wanita itu.
Hatim Al Asham berkata : “hai, keraskanlah suaramu, karena aku tidak mendengar apa yg kamu bicarakan”, Hatim berpura-pura tuli agar wanita itu menyangka bahwa Hatim tidak mendengar kentutnya yang membuat dirinya malu itu, kemudian wanita itu pun mengulangi ucapannya dengan agak keras dan Hatim pun menjawabnya denga suara agak keras pula.
Setelah urusan mereka beres, wanita itu pulang dengan gembira dan ia tidak malu lagi dengan suara kentutnya karena ia sudah pastikan bahwa Hatim Al Asham tidak mendengar suara kentutnya.
Semenjak peristiwa itu, dan sampai 15 tahun <selama wanita itu masih hidup>, Hatim Al Asham selalu berpura-pura tuli, dan selama itu pula tidak ada seorangpun yg menceritakan kepada wanita itu bahwa sebenarnya pendengaran Hatim Al Asham masih normal selayaknya orang lain.
Sungguh begitu baik budi pekerti Hatim, sehingga ia rela untuk berpura-pura selama 15 tahun demi menjaga nama baik dan perasaan wanita itu.
Setelah wanita itu meninggal dunia, Hatim Al Asham sudah tidak berpura-pura tuli lagi, jika ditanya orang lain, dia dapat menjawabnya dengan mudah, tapi ia selalu mengatakan : “berbicaralah yg keras!”, kata-kata itu sudah menjadi kebiasaannya, karena sudah 15 tahun lamanya ia selalu mengucapkan hal itu kepada siapa saja yg menjadi lawan bicaranya.
Semenjak peristiwa itu, maka Hatim diberi gelar AL-ASHAM yang artinya si tuli, jadi Hatim Al-Asham berarti Hatim yang tuli.

No comments:

Post a Comment